Exclusive Interview w Hetih Rusli, Indonesian Translator of THG TrilogyMockingjay mulai melebarkan sayapnya di Indonesia!

Buku The Hunger Games saat ini menjadi salah satu buku yang paling diincar dan disukai di kalangan umum, khususnya remaja di Indonesia. Demam-HungerGames semakin mewabah sejak Lionsgate memutuskan untuk mengangkat Novel karya Suzanne Collins tersebut ke layar lebar. Keinginan para Tributes (nama panggilan untuk Fans The Hunger Games) untuk melihat versi nyata Katniss, Peeta dan Gale pun terkabul.

Tetapi pernahkah terlintas di benak kalian, siapa tokoh dibalik menyebarnya europhia Hunger Games di Indonesia?

Meet Hetih Rusli, Penerjemah buku Trilogi The Hunger Games untuk Indonesia! Tanpa beliau, kita mungkin tidak akan pernah mengenal Katniss Everdeen dan permainan ‘Hunger Games’. Pendek kata, she’s our Mockingjay.

Beliau sebelumnya sempat memberikan komentar untuk The Hunger Games di salah satu website buku:

Dan beberapa waktu lalu, Komunitas IndoHungerGames berkesempatan besar untuk mewawancarai mbak Hetih tentang pengalaman beliau saat menerjemahkan buku Trilogi The Hunger Games.

Apa saja yang kami obrolin? Yuk, langsung intip hasil wawancaranya:

 Jelaskan sedikit tentang profil Mbak Hetih ke kami, boleh? (We want to know! :-) )

Hmm, aku sudah jadi penerjemah buku sejak lima belas tahun lalu saat masih kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara. Kemudian bergabung sebagai Editor Fiksi di Gramedia Pustaka sejak tahun 2000 hingga sekarang. aku selalu jatuh cinta pada buku-buku fiksi, terutama novel drama dan Young Adults (YA).

Kegiatan Mbak Hetih saat ini?

Saat ini menjadi Editor tetap di Gramedia Pustaka Utama (GPU), juga menjadi Social Media Strategist di social media GPU seperti Facebook, Twitter, Tumblr, dan lain-lain. Juga masih menerjemahkan novel dalam waktu luang.

Kesan Mbak Hetih saat pertama kali membaca The Hunger Games?

Jatuh cinta pada bacaan pertama. Aku baca pertama kali dalam bentuk Advanced Reading Copy karena waktu itu belum terbit di AS. Jadi benar-benar tanpa ekspektasi apa-apa karena memang belum booming di sana. Ketika pertama kali baca, aku langsung terserap masuk ke dalam cerita. Buku ini menampilkan kritik sosial terhadap masyarakat dan pemerintah juga teguran keras terhadap perang dengan balutan kisah fantasi dengan karakter yang kuat. Pada saat itulah, aku kepingin banget jadi penerjemah novel ini.

Kesan Mbak Hetih saat menerjemahkan The Hunger Games?

Kagum sama Suzanne Collins. Dia bisa menggambarkan pergulatan perasaan Katniss hingga membawa pembaca larut di dalamnya. Buku ini terasa personal karena sudut pandang “aku” sehingga apa yang dirasakan Katniss juga seakan aku rasakan.

Di antara ketiga buku Trilogi The Hunger Games, Mbak Hetih paling suka yang mana?

Tiga-tiga nya suka. Mungkin beda perasaannya aja. Kalau di The Hunger Games lebih banyak emosi bingung dan marah juga cinta. Di Catching Fire lebih banyak action.

Di Mockingjay lebih banyak luka dan kesedihan. Tapi secara keseluruhan ini trilogi yang sempurna karena sejak awal karakter Katniss, Peeta, Gale berkembang hingga mencapai akhir di Mockingjay sehingga kita bisa memahami keputusan-keputusan yang mereka ambil.

Gramedia memberitahu kami bahwa seri terakhir The Hunger Games, “Mockingjay”, akan keluar Desember ini. Bagaimana perasaan Mbak Hetih saat menerjemahkan buku   terakhir dari Trilogi ini?

Sedih. Mockingjay ini buku yang paling sedih di antara 3 buku ini, tapi juga menjadi konklusi yang sempurna atas pesan yang ingin dibawa Suzanne Collins dalam trilogi ini. Sedih pula karena harus berpisah dengan Katniss. Aku menangis beberapa kali di beberapa bagian waktu membaca dan menerjemahkan buku ini.

Pesan Mbak Hetih untuk Komunitas The Hunger Games Indonesia?

Terima kasih sudah membuat komunitas The Hunger Games Indonesia. Ayo kita sebarkan buku bagus ini ke teman-teman lain yang belum membacanya!

About these ads

About Komunitas Indo Hunger Games

The Hunger Games Indonesia, known as Indo Hunger Games, since September 8, 2011.

8 responses »

  1. [...] Beliau adalah Penerjemah buku Trilogi The Hunger Games yang sekarang sedang meraih sukses dalam penjualannya di dunia, termasuk di Indonesia. Perjalanan yang cukup panjang bagi buku ini untuk bisa meraih gelar BEST-SELLER di Indonesia, apalagi sebelumnya belum banyak yang tertarik dengan buku bertema dystopian ini. (Simak wawancara kita dengan Mbak Hetih disini) [...]

  2. Brent says:

    I am really enjoying the theme/design of your web site.
    Do you ever run into any internet browser compatibility issues?
    A couple of my blog readers have complained about my blog not working correctly
    in Explorer but looks great in Firefox. Do you have any solutions to help fix this issue?

  3. Rufus says:

    Hi there! Do you know if they make any plugins to
    protect against hackers? I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard on.
    Any recommendations?

  4. Guillermo says:

    Hello there! Would you mind if I share your blog with
    my myspace group? There’s a lot of folks that I think would really enjoy your content. Please let me know. Thanks

  5. Jamison says:

    whoah this blog is excellent i really like studying your articles.
    Stay up the great work! You recognize, a lot of people are looking around for this info, you could aid
    them greatly.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s